Pages

Monday, April 11, 2011

Macam-macam Antena-WiFi


      ANTENA KALENG








Alat yang diperlukan

1. Sebuah kaleng yang mempunyai panjang 13,3 cm dan diameter 10 cm (kaleng
    pelumas, kaleng susu dll
2. PCMCIA Card (bila anda menggunakan laptop yang belum dilengkapi
    perangkat Wi-Fi 802,11b atau 802,11g) yang mempunyai antena luar.
3. PCI W-Lan Card Wi-Fi 802,11b atau 802,11g (untuk anda yang menggunakan
    PC, card tersebut ditancapkan ke Slot PCI).
4. Konektor SMA (untuk konektor yg menghubungkan kabel dengan Card
    PCMCIA atau PCI W-lan card, biasanya beberapa jenis PCMCIA
    masih menggunakan model pigtail dengan konektor SMA, SMB, SMC atau
5. Kabel coaxial RG-58 yang panjangnya sebaiknya tidak lebih dari 15 meter.
6. Konektor N Plug (TNC Plug Connector RG 58 CRMPG) yang digunakan untuk
    menghubungkan ke kabel.
7. Konektor N (TNC Connector segel chasis).
8. Baut dan mur (untuk menempelkan konektor N ke Antena kaleng).
9. Lempengan pipa kuningan yang gulungannya berdiameter 2,5-–-4 mm, bisa
    juga menggunakan kawat tembaga yang diambil dari kabel listrik.








 Dari kiri kekanan:  SMA Connector, Plug TNC RG 58 CRMPG, Socket TNC
                               Segel Casis, kawat tembaga, mur dan baut.

Alat bantu lainnya yang diperlukan:

1. Gergaji besi atau pisau untuk memotong kaleng yang terlalu panjang.
2. Mistar (penggaris) untuk mengukur panjang dan lebar kaleng.
3. Lakban (perekat) untuk merekatkan konektor dengan kabel.
4. Tang (penjepit) untuk mengencangkan mur dengan baut.
5. Obeng (pengencang) untuk memasang kartu dengan motherboard.

Kenali lebih dekat

Untuk lebih memudahkan dalam membeli konektor dan supaya tidak salah
pilih (maklum harga agak mahal) maka gambar diatas di potong-potong.
1. SMA Connector, konektor yang paling laris manis dan paling sulitnya
    mencarinya. Entah kenapa konektor yang satu ini cepat sekali habis
    persediaanya di toko-toko elektronik. Harganya sendiri Rp. 11.000;-
                                                                                     





2. Plug TNC RG 58 CRMPG, yang akan terhubung dengan kabel RG 58.
3. Socket TNC segel chasis atau N Connector. Tapi kalau
     dilihat dari bentuknya tidak ada kemiripan dengan huruf N.
     atau ini bukan N Connector 

4. Kawat tembaga yang di pasang di ujung Socket TNC segel chasis.

                   
5. Mur dan baut (4 pasang, maaf disini hanya ada tiga) yang
   digunakan untuk melekatkan Plug TNC RG 58 CRMPG dengan kaleng
   supaya tidak terlepas.


Persiapan Merakit

1. Persiapan alat-alat yang diperlukan dekat dengan Anda dan persiapkan
    semua dengan benar.
         


2. Potong kaleng Anda jika panjangnya masih melebihi 13,3 cm
    menggunakan gergaji atau pisau (kalau tidak ada gergaji besi), dan
    buatkan lubang menggunakan obeng atau pisau kalau tidak ada bor
   dengan jarak dari pinggir (dasar kaleng) 4,4 cm.

                                               
Ukuran yang digunakan
Berikut ini ukuran yang bisa Anda gunakan untuk membuat antena
kaleng yang diambil dari situs wire.less.dk2. Tapi perlu diketahui bahwa untuk
panjang kaleng disini tidak diperhitungkan. Anda bisa menggunakan kaleng
yang mempunyai panjang lebih dari 100 mm tanpa harus dipotong.










 
Untuk mendapatkan ukuran yang lebih tepat, Anda bisa menggunakan
software cantennator yang bisa di download secara gratis dari internet (gunakan
google kemudian ketikan kata kunci “cantennator”.
Berikut ini merupakan contoh perhitungan dengan menggunakan kaleng
yang berdiameter 10 cm yang digunakan pada frekuensi 2,4 Ghz.

Perhatian: ganti angka 2.4 yang ada secara default dengan angka 2,4                      
                   (menggunakan koma). Kemudian konversikan 10 cm menjadi 100 mm,    
                   sehingga akan menghasilkan perhitungan dengan panjang kaleng 137,76   
                   mm (13,7cm), dan ukuran dari belakang kaleng ke N konektor sepanjang   
                   45,92 cm (4,5cm).

Cara merakit antena

Pertama (N Connector)
1. Ambil Socket TNC segel chasis atau N Connector yang telah
    disatukan dengan kawat tembaga (panjangnya 31,5 cm) dan kaleng
    yang telah dilubangi.
2. Masukan Socket TNC segel chasis atau N Connector yang telah disatukan
    dengan kawat tembaga ke lubang kaleng yang telah disiapkan.
3. Kencangkan N Connector dengan kaleng menggunakan mur dan baut
    menggunakan tang atau tangan (kalau tangannya kuat
4. Bentuk akhir dari pekerjaan pemasangan mur dan baut dan penampakan
    kawat tembaga yang telah terpasang.
Kedua (Plug N Connector)

langkah berikut merupakan langkah memasang kabel ke Plug TNC RG 58
CRMPG
1. Kupas terlebih dahulu kabel yang akan dihubungkan ke konektor.
    Perhatikan dengan baik, jangan sampai ada kabel berserabut ikut masuk
    kedalam ketika memasukan kabel ke konektor.
2. Hasil akhir pemasangan kabel dan pemasangan Plug TNC dengan N Conector


Ketiga (SMA Connector)

Langkah ini merupakan langkah terakhir perakitan antena kaleng, yaitu
menggabungkan kabel dengan SMA Connector. Ingat bahwa konektor
SMA terdiri dari tiga buah benda kecil (jarum, gelang dan konektornya itu sendiri)
1. Masukan terlebih dahulu gelang besi dari konektor SMA dengan kabel,
    kemudian satukan kabel dengan konektor.
2. Masukan jarum ke tengah konektor yang nantinya akan dijadikan sebagai
    penghubung ke WLAN Card. Usahakan pemasangan jarum ini rata
    dengan pinggir konektor untuk memudahkan mecolokkan konektor ke
   WLAN Card. Jangan memasukan dengan paksa jarum ke konektor kalau
   memang tidak bisa. Kurangi kabel supaya memudahkan pemasangan jarum.

Perhatian:

Hati-hati ketika menekan jarum, karena dapat melukai jari-jemari Anda yang
halus atau jarumnya yang patah.

3. Jika sudah terpasang dengan baik dan cukup kokoh jarumnya,
    coba pasang konektor SMA dengan ujung konektor WLAN. Bila
    sudah terpasang baik, akan tampak seperti pada gambar berikutnya.
    Hasil akhir dari pekerjaan pembuatan antena kaleng. Sekarang saatnya Colok
    dan Mainkan (Plug and Play)

No comments:

Post a Comment

Search This Blog

Followers